Headlines News :
Home » » Pernyataan Sikap FMN Atas Intimidasi Rektorat UNSOED

Pernyataan Sikap FMN Atas Intimidasi Rektorat UNSOED

Written By Pimpinan Pusat Fmn on Rabu, 11 September 2013 | 02.40

 Hentikan Intimidasi terhadap mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman-Tegakkan kebebasan berpendapat dan gunakan cara ilmiah di kampus!


Perguruan tinggi belum sepenuhnya menjadi institusi yang ilmiah. Kebudayaan ilmiah harus menjadi roh di seluruh kampus Indonesia. Namun kerap keilmihaan tersebut dicurangi dengan berbagai tindakan anti ilmiah oleh rektorat yang anti kritik, melarang berorganisasi dan berpendapat mahasiswa. Kali ini tercermin dari tindakan anti ilmiah oleh Pihak Rektorat Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), Purwokerto Jawa Tengah. 

UU PT sebagai regulasi yang melegalkan liberalisasi pendidikan tinggi di Indonesia, mengamatkan skema pembayaran baru dalam pasal 88 yang termanifestasikan dalam bentuk “Uang Kuliah Tunggal (UKT)”. Tak ayal UKT melahirkan sejumlah polemik mulai dari perjuangan menolak sampai dengan gugatan oleh mahasiswa UNSOED ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jawa Tengah, Selasa 23 Juli 2013. Namun tindakan tersebut ditanggapi dengan intimidasi oleh rektorat (PR III) melalui Panggilan kepada mahasiswa beserta orangtuanya. Muhammad Iqbal Koordinator Aliansi Mahasiswa Angkatan 2012 mengatakan “ semua penggugat di telepon oleh rektorat dan diminta berkumpul di Gedung Rektorat UNSOED” (10/9). Mahasiswa dikumpulkan dalam pertemuan tersebut, selain dihadiri oleh PR III, juga dihadiri oleh seluruh PD III. Pihak Rektorat meminta mahasiswa untuk mencabut gugatanya dan menyerukan berdamai tanpa syarat. Gugatan ini dilakukan karena Rektorat ingkar janji berkaitan dengan penarikan UKT 2012 silam.

Tindakan Intimidasi oleh Rektor Universitas Jenderal Soedirman, dianggap sikap Inkonstitusional dengan tidak menghargai proses hukum yang berjalan. Di sisi lain, pihak rektorat juga tidak mencerminkan prinsip demokrasi dan budaya ilmiah dalam mengakomodir aspirasi mahasiswa UNSOED.

Berdasarkan pemaparan di atas, kami Pimpinan Pusat Front Mahasiswa Nasional menyatakan sikap: 

1. Kepada Pihak Rektorat (Pembantu Rektor III) Universitas Jenderal Soedirman untuk menghargai proses hukum yang berjalan

2. Kepada Pihak Rektorat (Pembantu Rektor III) Universitas Jenderal Soedirman untuk menjamin kebebasan berpendapat, berorganisasi dan tidak melakukan intimidasi terhadap mahasiswa. Tegakkan prinsip-prinsip demokrasi dan ilmiah dalam kampus 
3.
3. Kepada Pihak Rektorat (Pembantu Rektor III) Universitas Jenderal Soedirman untuk menepati janji kepada mahasiswa berkaitan Uang Kuliah Tunggal (UKT) 2012 silam 

4. Menuntut kepada pemerintah untuk menjamin tidak ada kenaikan biaya kuliah, serta menjamin biaya kuliah murah agar terjangkau oleh semua kalangan 

5.  Mengajak seluruh mahasiswa Indonesia, untuk menolak komersialisasi pendidikan
6.  Menyerukan pada FMN di setiap wilayah untuk mendukung Perjuangan Mahasiswa UNSOED 

Demikian pernyataan sikap ini disampaikan.


Jakarta, 11 September 2013
Pimpinan Pusat Front Mahasiswa Nasional


L Muh Hasan Harry Sandy AME 
Sekretaris Jenderal
Share this article :

4 komentar:

pecundangbodoh mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Renggo mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Renggo mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Renggo mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
 
Support : PP FMN | wisata jogja | SPOER
Copyright © 2011. Front Mahasiswa Nasional - All Rights Reserved
Thanks to: Mas Kolis
Proudly powered by Blogger