Headlines News :
Home » » Refleksi akhir tahun 2013-Menyambut tahun baru 2014

Refleksi akhir tahun 2013-Menyambut tahun baru 2014

Written By Pimpinan Pusat Fmn on Selasa, 31 Desember 2013 | 09.19

Front Mahasiswa Nasional (FMN)
Mengucapkan:
Selamat Menyambut Tahun Baru 2014

”Terus belajar memahami kenyataan untuk mengambil keuntungan dalam setiap perkembangan keadaan bagi oranisasi dan perjuangan”

Tidak ada perubahan Fundamental atas Krisis Imperialisme
”Dimana ada penindasan, disitulah perlawanan akan bangkit”. Demikian salah satu ungkapan yang menegaskan hokum pertentangan (Kontradiksi) yang telah ditunjukkan oleh manusia dalam setiap perkembangan peradabannya. Hukum tersebut (pertentangan) akan senantiasa eksis dalam setiap materi, pun juga dengan pertentangan yang ada dalam kehidupan sosial masyarakat. Karenanya, bagi setiap masyarakat yang menghendaki perubahan menuju keadaan yang lebih baik dari keadaannya saat ini ataupun sebelumnya, harus senantiasa menyandarkan tindakannya berdasarkan kenyataan akan perkembangan setiap keadaan itu sendiri.

Sepanjang tahun 2013, seluruh rakyat dunia telah menyaksikan kenyataan akan situasi umum mperialisme yang semakin hari semakin dekat dengan kehancurannya. Artinya bahwa, krisis umum imperialism yang telah memuncak sejak tahun 2008 tersebut, higga detik-detik akhir tahun 2013 ini, secara fundamental samasekali tidak menunjukkan perubahan apapun untuk menuju keadaan yang semakin baik. Dengan berbagai resesi ekonomi dan finansial, krisis tersebut terus berlansung semakin lama dan semakin memburuk.


Berbagai pembaruan strategi dan metode yang diambil oleh imperialis agar dapat keluar dari krisis, justeru semakin mempertajam krisis dan semakin melipatgandakan penderitaan rakyat. Sejak pertengahan tahun lalu (2012) hingga saat ini, Imperialisme terus berusaha membangkitkan seluruh Instrumen dan  mengintensifkan seluruh skema penghisapannya terhadap rakyat diseluruh belahan dunia. Sepanjang tahun ini, skema-skema umum yang dikuasai dan dirancang sebagai mesin penghisapannya, telah berhasil dibangkitkan melalui forum-forum global yang dibentuknya seperti, UN-MDGs, APEC dan WTO. Melalui forum-forum busuk tersebutlah Imperialisme terus menipu rakyat dengan berbagai ilusi-nya atas perkembangan bagi rakyat. Dilain sisi, melalui forum yang sama Imperialisme terus memaksakan seluruh kebijakan dan skema penghisapannya dapat diterima dan dijalankan diseluruh Negeri. 

Dalam seluruh kenyataan buruk dan menyakitkan tersebut, Amerika Serikat (AS) tetap menjadi imperialisme nomor satu di dunia tanpa kekuatan tandingan yang sepadan. Hal tersebut sangat didukung dengan keunggulan militernya yang besar dan tersebar diberbagai kawasan, serta dengan kedudukannya sebagai pimpinan NATO. Hal tersebut juga dapat dilihat dari kemampuannya untuk melaksanakan berbagai tindakan unilateral, kontrol dan Intervensi atas seluruh organisasi dan perjanjian global yang didominasinya seperti: PBB, G-20, WTO serta, intesifikasi peranan Institusi keuangannya seperti Bank Dunia (WB) dan IMF).

Secara khusus didalam Negeri, penderitaan rakyat dan berbagai bentuk penindasan telah dipertontonkan semakin vulgar. Dari hari-ke hari, Kaum tani dan masyarakat adat dipedesaan, tidak pernah terbebaskan dari ancaman perampasan tanah, penggusuran, peribaan dan monopoli atas sarana produksi dan pasar produk pertanian, serta berbagai tindak kekerasan dan kriminalisasi. Kaum buruh dihisap melalui upah murah yang dicuri hingga ratusan kali lipat, pelarangan dan pemberangusan serikat.

Tidak terkecuali bagi pemuda dan mahasiswa yang dihadapkan dengan persoalan pendidikan dan lapangan pekerjaan. Kenyataannya, biaya pendidikan terus melambung, kurikulum yang tidak ilmiah, hilangnya demokratisasi dan berbagai bentuk liberalisasi lainnya. Dengan kenyataan atas biaya pendidikan yang kian tidak terjangkau dan tidak tersedianya lapangan kerja yang luas, pemuda dan mahasiswa bahkan telah dijadikan salah satu komoditas yang diperjual belikan melalui pasar tenaga kerja, baik didalam maupun luar negeri.

Dalam aspek sosial dan ekonomi lainnya, rakyat bahkan terus dipukul dengan berbagai kebijakan yang semakin mencekik. Dalam kurun setahun saja, rakyat telah dihadapkan dengan ”sedikitnya” lima kali kenaikan harga kebutuhan pokok, kenaikan harga bahan bakar serta berbagai kebijakan politik yang terus-menerus memukul ekonomi seluruh aspek penghidupan rakyat lainnya. Dalam waktu bersamaan, pemerintah bahkan tanpa malu sedikitpun terus membohongi rakyat dengan angka-angka pertumbuhan yang kenyataannya sangat bertentangan dengan penghidupan Rakyat.

Atas berbagai kenyataan penghidupan rakyat tersebut, maka setiap elemen dan gerakan demokratis dan progressif rakyat harus dapat menjelaskan dengan terang, mengenai akar krisis dan berbagai skema penangangan yang diambil oleh imperialis, serta seluruh dampaknya bagi seluruh rakyat. Tujuannya agar rakyat dapat memahami dengan baik dan menyadari bahwa  jalan keluar satu-satunya adalah dengan membangun dan memperbesar kekuatan melalui pembangunan organisasi-organisasi massa progressifnya, sehingga dapat melawan setiap penindasan yang dialaminya, demi terwujudnya kebudayaan yang maju dan penghidupan yang lebih adil dan berdaulat, melalui perjuangan militan yang terus digencarkan secara konsisten.

Dengan ringkasan analisis singkat diatas, Kami atas nama Dewan Pimpinan Pusat, Kollektif Pimpinan pusat (PP-DPP) dan keluarga besar Front Mahasiswa Nasional (FMN) mengucapkan ”SELAMAT TAHUN BARU 2014. Selamat atas setiap usaha, kerja keras dan seluruh capaian kita semua sepanjang tahun 2013, dalam membangkitkan, mengorganisasikan dan menggerakkan massa dalam perjuangan melawan setiap bentuk penindasan kejam Imerialisme, Feodalisme dan Kapitalisme Birokrat. Untuk menyongsong hari-hari berikutnya dengan segala harapan di tahun 2014, Mari bersama untuk terus perbesar dan perkuat persatuan dan soldaritas perjuangan Internasional menuju kemenangan lebih besar dan yang paling sejati.

Hidup Rakyat!
Jayalah Perjuangan Rakyat!

Jakarta, 31 Desember 2013

Pimpinan Pusat
Front Mahasiswa Nasional (FMN)

L. Muh. Hasan Harry Sandy Ame
Sekjend.

Share this article :

0 komentar:

 
Support : PP FMN | wisata jogja | SPOER
Copyright © 2011. Front Mahasiswa Nasional - All Rights Reserved
Thanks to: Mas Kolis
Proudly powered by Blogger