Headlines News :
Home » » Pernyataan Sikap FMN: Kenaikan Harga-harga Merupakan Kebijakan yang Menyengsarakan Rakyat

Pernyataan Sikap FMN: Kenaikan Harga-harga Merupakan Kebijakan yang Menyengsarakan Rakyat

Written By Pimpinan Pusat Fmn on Senin, 02 Maret 2015 | 02.28

Belum selesainya perseteruan antara KPK VS Polri yg memberi preseden buruk terhadap pemerintahan Jokowi, rakyat kemudian dihadapkan dengan kenaikan harga-harga yang semakin menyengsarakan penghidupan rakyat. Kenaikan LPG 12 kg sebesar Rp.5.000, lalu BBM naik Rp.200 memberi sumbangsih besar atas kondisi rakyat yang semakin tercekik. 

Kebijakan Kenaikan LPG dan BBM yang dapat sekali dalam sebulan, adalah wujud nyata tunduknya rejim Jokowi-JK terhadap mekanisme pasar Minyak dan gas yang dikendalikan oleh AS (Nymex). Dan tetap menjadi akar persoalannya, adalah akibat dari monopoli sumber gas dan minyak Indonesia yg dikuasai 90% oleh asing dan berorientasi pada pasar internasional, bukan untuk memenuhi kebutuhan domestik di Indonesia.

Terakhir yang menjadi keresahan dan kebinggungan dari rakyat Indonesia adalah kenaikan harga beras yang menjulang tinggi hingga Rp.12.000,-. Tentu ini merupakan kebijakan yang sangat-sangat memberatkan rakyat di tengah-tengah pendapatan masyarakat yang tidak ikut naik.

 Sementara itu,  petani beras mengeluarkan biaya produksi sekitar Rp.5.180/kg. Sedangkan BULOG membeli dari Petani sekitar Rp.6.600/kg. Tentu petani dan rakyat Indonesia rugi fan sekaligus terbebani, karena nyatanya harga beras di pasar mencapai Rp. 12.000,-/kg.

Naiknya harga beras adalah kebijakan yang semakin mencekik kehidupan rakyat. Apalagi kenaikan harga beras tentu tidak wajar di negeri agraris sperti Indonesia. Namun ini menjadi konskuensi atas perampasan dan monopoli tanah untuk kepentingan tanaman komoditas (Sawit, kayu, karet,dll)  oleh perkebunan besar di Indonesia. Sehingga seluruh program kebijakan ketahanan pangan di Indonesia hanyalah omong kosong besar semata yg tidak pernah terwujud. Ditambah lagi monopoli pangan oleh perusahaan besar AS seperti Musanto di Indonesia, memberikan andil besar untuk mengontrol harga-harga pangan sperti beras saat ini yang melambung tinggi.

Oleh karena itu, kami dari Pimpinan Pusat Front Mahasiswa Nasional menyatakan sikap secara tegas "Tolak kenaikan harga LPG, BBM dan Beras yang dijalankan pemerintahan Jokowi-JK. Serta Segera, Turunkan Harga-Harga kebutuhan rakyat". Terima kasih.

2 Maret 2015,

Rachmad P Panjaitan

Ketua PP FMN
Share this article :

0 komentar:

 
Support : PP FMN | wisata jogja | SPOER
Copyright © 2011. Front Mahasiswa Nasional - All Rights Reserved
Thanks to: Mas Kolis
Proudly powered by Blogger