Headlines News :
Home » » Hari Buruh Se-Dunia

Hari Buruh Se-Dunia

Written By Pimpinan Pusat Fmn on Kamis, 30 April 2015 | 17.09



Pemuda Mahasiswa bersatulah bersama Klas Buruh. Berikan Upah layak, serta berikan pendidikan gratis bagi anak-anak buruh dan seluruh rakyat Indonesia

Hari Buruh Se-Dunia adalah tonggak perjuangan klas buruh melawan penghisapan dan penindasan oleh kapitalis dan Negara yang menuntut 8 jam kerja dan ketidakadilan yang dialami klas buruh. Kongres buruh internasional pada tahun 1890, menyerukan pemogongan umum di seluruh pelosok negeri sebagai tanda perjuangan dan persatuan klas buruh yang diikuti dengan peringatan Hari Buruh Se-Dunia. Selain klas buruh, rakyat tertindas seluruh dunia juga menjadikan momen 1 mei sebagai peringatan rakyat tertindas di dunia untuk melawan dominasi imperialisme

Demikian pula di Indonesia, perjuangan klas buruh yang militan dan patrioti,  telah ditunjukkan semenjak lahirnya klas buruh 1870 hingga saat ini. Akan tetapi, saat ini di bawah pemerintahan Jokowi-JK, kehidupan klas buruh tidak menunjukkan adanya perubahan yang siknifikan atas kesejahteraan bagi klas buruh Indonesia. Bahkan, berbagai kebijakan yang diambil selama memimpin Indonesia kurang lebih 6 bulan, hanya semakin membuat penghidupan klas buruh bertambah sulit dan berat. Kebijakan RPP pengupahan, iuaran pensiun menjadi ancaman dari rencana kebijakan pemerintahan Jokowi-JK untuk melanggengkan politik upah murah yang semakin merampas hak-hak buruh atas kehidupan yang layak. Kemudian pembangunan nasional yang masih menyandarkan pada investasi asing dan utang luar negeri, akan semakin menghancurkan cita-cita klas buruh dan rakyat untuk meraih landreform sejati menuju pembangunan industri nasional yang kuat dan mandiri. Untuk merealisasikan ini, Jokowi telah mempermudah imperialisme masuk ke Indonesia untuk menanamkan modalnya di bidang industri dengan sistem pelayanan terpadu satu pintu (PTSP).  

Sedangkan kebijakan-kebijakan lama yang menyengsarakan klas buruh, masih saja dipertahankan oleh pemerintahan Jokowi-JK. Mulai dari kebijakan upah lajang, kerja kontrak dan outsourcing, Penangguhan upah, UU SJSN dan BPJS dan penghilangan tunjangan-tunjangan atas jaminan hidup klas buruh.  

Upah yang semakin murah malah ditambah dengan kebijakan pencabutan subsidi, kenaikan BBM, TDL, Gas, kebutuhan pokok, yang tentu semakin mencekik leher kehidupan klas buruh dan rakyat. Upah yang semakin rendah ini akan berbanding lurus dengan semakin sulitnya buruh untuk mengakses pendidikan yang mahal bagi anak-anaknya. Kemudian, selain dari kebijakan anti rakyat dari Jokowi-JK, pemerintahan ini juga menunjukkan watak dari kebijakan anti demokrasinya. Pelarangan-pelarangan, intimidasi, teror untuk menyampaikan pendapat di muka umum serta berserikat, menjadi ancaman yang disebar Jokowi-JK melalui aparat-aparat kemanan dan bahkan melibatkan satuan-satuan pengamanan yang dibentuknya di tengah-tengah rakyat.  

Dan sangat disayangkan, sebagian pimpinan-pimpinan buruh malah menunjukkan apresiasinya atas undangan Jokowi dalam peresmian rusunawa buruh di Semarang, Jawa tengah. Mereka menunjukkan kemesaraannya di hadapan rejim Jokowi-JK yang anti rakyat dan anti demokrasi, yang tentu ini dapat mengilusi jutaan klas buruh dan rakyat yang jatuh pada kolaborasi atau kompromis dengan penguasa. Padahal sejarah telah menunjukkan, bahwa perjuangan buruh bukanlah untuk berbaur dengan penguasa, akan tetapi klas buruh akan senantiasa mendidik penguasa dengan perjuangan dan semangat perlawanan untuk membebaskan buruh dan rakyat dari penghisapan dan penindasan penguasa dan imperialisme.

Maka berdasarkan paparan di atas, kami dari Pimpinan Pusat FRONT MAHASISWA NASIONAL menyampaikan aspirasi dan tuntutan dalam peringatan Hari Buruh Se-Dunia 01 Mei 2015 sebagai berikut;

1. Tolak RPP Pengupahan dan berikan upah serta jaminan hidup yang layak bagi buruh.
2. Tolak iuaran pensiunan yang merampas hak buruh serta Negara dan pengusaha harus bertanggung jawab penuh atas jaminan hari tua buruh dan keluarganya.
3. Hapuskan UU SJSN dan BPJS serta berikan kesehatan gratis bagi buruh dan keluarganya.
4. Hapuskan Outsourcing dan kerja kontrak
5. Berikan pendidikan gratis bagi anak-anak buruh dan seluruh rakyat Indonesia.

Demikian pernyataan sikap ini kami sampaiakan, Atas dasar persatuan perjuangan Pemuda mahasiswa, klas buruh dan rakyat tertindas Indonesia, ayo lawan kebijakan rejim Jokowi-JK yang anti rakyat dan anti demokrasi. Jayalah Perjuangan Rakyat.

01 Mei 2015
Hormat kami,
PIMPINAN PUSAT
FRONT MAHASISWA NASIONAL



Rachmad P Panjaitan
Ketua
Share this article :

0 komentar:

 
Support : PP FMN | wisata jogja | SPOER
Copyright © 2011. Front Mahasiswa Nasional - All Rights Reserved
Thanks to: Mas Kolis
Proudly powered by Blogger