Headlines News :
Home » » Pernyataan Sikap: Aksi Launching Hasil Rapat Pleno IV DPP FMN

Pernyataan Sikap: Aksi Launching Hasil Rapat Pleno IV DPP FMN

Written By Pimpinan Pusat Fmn on Kamis, 11 Juni 2015 | 02.33




Lawan Kebijakan Jokowi-JK yang Anti Rakyat dan Anti Demokrasi. TOLAK BIAYA KENAIKAN PENDIDIKAN TINGGI (UKT-SEJENISNYA) DI TAHUN AJARAN “15-16
Kami dari FRONT MAHASISWA NASIONAL sebagai organisasi massa mahasiswa yang tersebar seluruh kampus-kampus Indonesia, mempunyai sikap atas kondisi ekonomi dan politik Indonesia di bawah pemerintahan Jokowi-JK  ±7 bulan memimpin Indonesia.  Saat ini Jokowi-JK sudah menunjukkan watak asli dari   pemerintahan Indonesia yang anti terhadap rakyat. Berbagai kebijakan yang diambil, mulai dirasakan  tidak dapat mensehjahterakan rakyat Indonesia, akan tetapi kebijakannya semakin memperberat beban penderitaan dan kemiskinan rakyat Indonesia. Perjuangan atas cita-cita reforma agraria sejati dan industrialisasi bagi rakyat Indonesia, semakin jauh apabila menilai kebijakan-kebijakan Jokowi-JK yang menyandarkan pembangunan ekonomi Indonesia pada Investasi asing dan Utang luar negeri. Hal ini membuat negara-negara maju khususnya AS semakin kuat penguasaannya atas sumber-sumber daya alam dan manusia di Indonesia.

Kebijakan-kebijakan Neo-liberalisme yang dianjurkan Negara maju AS mulai dari liberalisasi, deregulasi, privatisasi, semakin diperkuat pemerintahan Jokowi-JK di Indonesia. Berbagai forum G20 serta KAA, menjadi media-media konsolidasi yang dilakukan untuk memasifkan skema-skema untuk mengintervensi langsung regulasi kebijakan negara Indonesia untuk menyesuaikan dengan kepentingan negara-negara maju khususnya AS di Indonesia yang menghisap dan menindas. Kenyataannya, kebijakan-kebijakan mulai dari pencabutan subsidi, kenaikan BBM-TDL, kenaikan kebutuhan pokok/beras, pembangunan infrastuktur yang Pro kepentingan investasi, kenaikan biaya kuliah, Utang luar negeri bertambah, dan sebagainya  semakin membuat rakyat semakin miskin dan menderita.
Kebijakan pemerintahan Jokowi-JK yang anti rakyat ini,  diikuti dengan meningkatnya pula tindakan-tindakan refesifitas atau kekerasan Negara terhadap masyarakat Indonesia. Bentuk-bentuk Intimidasi, teror, pemukulan, penangkapan, hingga penembakan rakyat, mewarnai ± 7 bulan pemerintahan Jokowi-JK. Oleh karena itu, dalam momentum Rapat Pleno IV DPP FMN yang diselenggarakan pada 05-08 Juni di Purwokerto, Jawa Tengah, merumuskan keadaan Indonesia yang carut marut baik bidang ekonomi, politik dan budaya. Dan hasilnya, FRONT MAHASISWA NASIONAL Se-INDONESIA menyatakan sikap “menyerukan kepada seluruh pemuda mahasiswa dan rakyat Indonesia, Untuk melawan kebijakan pemerintahan  Jokowi-JK yang anti rakyat dan anti demokrasi”. Selain itu dalam agenda nasional ini, kami merumuskan tuntutan FMN sebagai berikut;
1. Menolak pencabutan subsisi rakyat baik pendidikan, kesehatan maupun energi di Indonesia.
2. Menolak Kenaikan BBM, TDL dan kebutuhan Pokok/beras yang semakin memberatkan kehidupan rakyat.
3. Realisasikan Wajib Belajar 12 tahun tanpa pungutan biaya apapun pada peserta didik.
4. Menolak kenaikan biaya pendidikan tinggi (UKT-Sejenisnya) di tahun ajaran 2015-2016, dan berikan pendidikan tinggi murah berkualitas bagi seluruh rakyat.
5. Wujudkan Reforma Agraria sejati dan industri nasional yang mandiri-berdaulat bagi rakyat Indonesia.
Demikian pernyataan sikap FMN yang tertanggal 09 Juni 2015, sebagai hasil Rapat Pleno DPP FMN ke-IV di Purwokerto. BANGKIT TUK HAKMU, BANGKIT TUK MASA DEPANMU, LAWAN REJIM ANTI RAKYAT DAN ANTI DEMOKRASI !


Disetujui,
PIMPINAN AKSI                                    KETUA PP FMN
FAUZI                                            RACHMAD P PANJAITAN

Share this article :

0 komentar:

 
Support : PP FMN | wisata jogja | SPOER
Copyright © 2011. Front Mahasiswa Nasional - All Rights Reserved
Thanks to: Mas Kolis
Proudly powered by Blogger