Headlines News :
Home » » HUT Kemerdekaan RI ke-70 Tahun, Mengingat LANDREFORM SEJATI & INDUSTRI NASIONAL !

HUT Kemerdekaan RI ke-70 Tahun, Mengingat LANDREFORM SEJATI & INDUSTRI NASIONAL !

Written By Pimpinan Pusat Fmn on Minggu, 16 Agustus 2015 | 20.17


PENUHI HAK-HAK DASAR RAKYAT SEBAGAI BENTUK KEMEDEKAAN SEJATI
Kemerdekaan tidaklah lahir dari Penguasa. Tapi, Kemerdekaan adalah hasil Perjuangan Rakyat yang tiada henti-hentinya

17 Agustus 1945 Republik Indonesia secara resmi memproklamirkan kemerdekaan Republik Indonesia. Teks proklamasi kemerdekaan RI yang dibacakan oleh Soekarno-Hatta atas desakan rakyat khususnya pemuda, memberikan sejuta mimpi bagi rakyat Indonesia yang berjuang atas kebebasan dari penghisapan dan penindasan kolonial asing. Cita-cita revolusi agustus 1945 sebagai puncak pergolakan perjuangan rakyat Indonesia melawan kolonial asing yang telah menjajah Indonesia ratusan tahun lamanya. Tugas mulia ayang telah dijalankan rakyat Indonesia melawan kolonial asing  adalah wujud kebenaran  atas hukum perkembangan masyarakat.  Perjuangan rakyat Indonesia yang tiada henti, berusaha menghancurkan sistem sosial yang menghisap dan menindas yang diganti dengan sistem sosial yang adil bagi rakyat.

Revolusi agustus 1945 ditujukan menghancurkan sistem kolonialisasi imperialisme dan feodalisme yang membelenggu rakyat Indonesia. Hakekat perjuangan revolusi agustus 1945 bagi rakyat adalah menjalankan landreform dan industri nasional sebagai syarat pokok menuju masyarakat Indonesia yang mandiri dan berdaulat sepenuhnya. Akan tetapi, pasca kemerdekaan RI 17 Agustus 1945, Belanda dan sekutu berupaya menjajah kembali Negara Indonesia. Karena perjuangan rakyat yang senantiasa bergelora, meletuslah Peristiwa Agresi Militer I dan II yang merupakan bukti sejarah bagi rakyat yang setia mengangkat senjata mempertahankan dan menuntaskan revolusi agustus 1945. Kegigihan rakyat mempertahankan dan menuntaskan revolusi agustus 1945, akan tetapi ditandai dengan politik kompromi yang dijalankan oleh para pemimpin bangsa ini. Perjanjian Linggarjati, Reville dan puncaknya KMB 1949, malah memundurkan revolusi agustus 1945. Peristiwa pengkhianatan  perjuangan rakyat ini sangat merugikan.  Mereka memberikan kekuasaan bagi imperialisme menjajah kembali Indonesia dalam bentuk barunya (Neo-kolonialisme) dengan mempertahankan basis sosial di Indonesia setengah feodal.

Atas keadaan objektif tersebut, sejak tahun 1949 Indonesia resmi menjadi Negara setengah jajahan setengah feodal dimana ekonomi, politik, budaya dan militernya dikuasai oleh imperialisme AS (Baca: AS Penguasa dunia pasca perang dunia II) melalui rejim kaki tangannya/ boneka dalam negeri sebagai pemerintahan diktator bersama dari borjuasi besar komprador, tuan tanah dan kapitalis birokrat.

Saat ini pemerintahan RI di bawah Presiden dan wakil Presiden Jokowi JK, memobilisasi rakyat memeriahkan kemerdekaan RI ke-70 Tahun. Berbagai momen kegiatan seperti upacara pengibaran bendera, lomba balap karung, panjat pinang, piala kemerdekaan dan sebagainnya, menjadi simbol memperingati kemerdekaan RI yang telah berusia ke-70 tahun. kegiatan itu tentu sangat menghibur rakyat Indonesia, apalagi di tengah depresi masyarakat akibat perekonomian yang sedang lesu. Tapi, Hingga di usia kemerdekaan RI ke-70 tahun ini, pemerintahan tidak pernah sekalipun secara berani dan jujur menjelaskan apa tujuan sesungguhnya kemerdekaan Indonesia yang telah diraih dari perjuangan revolusi 17 agustus 1945 ? Namun mereka  hanya memaknai hakekat dari kemerdekaan melalui kegiatan-kegiatan sebagai seremonial belaka. Rakyat dijauhkan dari cita-cita dan tujuan kemerdekaan Indonesia yaitu menjalankan LANDREFORM SEJATI & INDUSTRI NASIONAL. Itulah yang sesungguhnya dihilangkan dari kesadaraan rakyat Indonesia.

Pada dasarnya dari rejim ke rejim hingga pemerintahan Jokowi JK memimpin Indonesia, hanya menjadikan peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI menjadi seremonial belaka. Jokowi-JK tetap menjauhkan kesadaraan rakyat pada tujuan dan cita-cita kemerdekaan Indonesia sesungguhnya  yakni menjalankan LANDREFORM SEJATI & INDUSTRI NASIONAL.  Di bawah pemerintahan Jokowi-JK, masih setia menjadi rejim kaki tangan/ boneka bagi imperialis AS dan feodal. Maka mereka berusaha-usaha menutup-nutupi setiap celah rakyat yang menyuarakan LANDREFORM SEJATI & INDUSTRI NASIONAL sebagai tujuan dan cita-cita revolusi 17 agustus 1945.  

Maka, dalam peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-70, kami Pimpinan Pusat FRONT MAHASISWA NASIONAL dengan segala harapan Mengingatkan kembali kepada seluruh rakyat Indonesia dan menuntut kepada Pemerintahan Jokowi-JK untuk menjalankan tujuan dan cita-cita Revolusi 17 Agustus 1945, Menjalankan LANDREFORM SEJATI & INDUSTRI NASIONAL. STOP MELUPAKAN TUJUAN DAN CITA-CITA REVOLUSI 17 AGUSTUS 1945 ATAS KEMERDEKAAN INDONESIA.


17, Agustus 2015
Hormat kami,
PIMPINAN PUSAT
FRONT MAHASISWA NASIONAL




Rachmad P Panjaitan

Ketua 
Share this article :

0 komentar:

 
Support : PP FMN | wisata jogja | SPOER
Copyright © 2011. Front Mahasiswa Nasional - All Rights Reserved
Thanks to: Mas Kolis
Proudly powered by Blogger