Headlines News :
Home » » Pernyataan Sikap FMN: Bebaskan 128 Mahasiswa Papua yang Ditangkap Polda Metro Jaya. Berikan Kebebasan kepada Rakyat Papua berpendapat di Muka Umum

Pernyataan Sikap FMN: Bebaskan 128 Mahasiswa Papua yang Ditangkap Polda Metro Jaya. Berikan Kebebasan kepada Rakyat Papua berpendapat di Muka Umum

Written By Pimpinan Pusat Fmn on Senin, 30 November 2015 | 23.22






Jakarta, 1 Desember 2015 Pimpinan Pusat FRONT MAHASISWA NASIONAL (FMN) mengkutuk dan mengecam keras atas tindakan pembubaran paksa dan penangkapan massa aksi dari aliansi Mahasiswa Papua Se-Jawa dan Bali Oleh Polda Metro Jaya. Tindakan pembubaran dan penangkapan ini adalah bentuk kekerasan yang dilakukan Negara, dan upaya pengekangan terhadap kebebasan rakyat Papua untuk berpendapat  menyampaikan aspirasinya dan tuntutannya kepada Negara.

Aksi massa yang dilakukan aliansi mahasiswa papua Se-Jawa dan Bali untuk merayakan ekspresi identitas orang Papua yang diperingati 1 Desember setiap tahunnya. Aksi massa ini berujung pembubaran paksa tanpa ada alasan jelasan maupun sikap persuasif dari pihak kepolisian. Tidak hanya melakukan pembubaran paksa, pihak kepolisian metro jaya juga menangkap beberapa massa aksi aliansi mahasiswa Papua se-Jawa dan Bali. Total massa aksi yang ditangkap sebanyak 128 orang.

Pelanggaran HAM yang dilakukan negara dengan cara-cara kekerasan mulai dari penangkapan, rekayasa konflik SARA, hingga penembakan selalu dialami rakyat Papua sudah mulai sejak masa Orde Baru, soeharto. Bahkan di era Jokowi-JK saat ini yang selalu mengembor-gemborkan penegakkan HAM sebagai salah-satu program Nawacitanya, hanya menjadi isapan jempol belaka. Karena setahun ini, tercatat berbagai kekerasan yang dialami di Papua mulai kasus Tolikara, Paniai hingga penangkapan 128 mahasiswa Papua di Jakarta saat ini. Menurut kami, pelanggaran-pelanggaran HAM berat terhadap rakyat Papua yang dilanggengkan Negara selama ini merupakan wujud fasisme dan anti demokrasi pemerintahan di Indonesia.

Tentu pelanggaran HAM terhadap rakyat Papua berkorelasi kuat atas perjuangan rakyat Papua yang menginginkan sebuah keadilan, kesejahteraan di atas kekayaan alamnya, yang ternyata kenyataannya masih membuat mereka miskin dan bodoh hingga saat ini.

Oleh Karena itu kami dari Pimpinan Pusat FRONT MAHASISWA NASIONAL (PP FMN) menuntut kepada pihak Kapolda metro jaya dan Jokowi-JK untuk segera membebaskan Mahasiswa Papua tanpa syarat. Dan kami menyerukan kepada seluruh Wilayah, Cabang dan Kampus FMN untuk melakukan tindakan solidaritas untuk membebaskan 128 mkahasiswa yang ditangkap, serta sekaligus memberikan dukungan perjuangan yang sepenuh-penuhnya kepada rakyat Papua untuk menuntut keadilan negara serta melawan kejahatan perusahan-perusahan raksasa asing semacam PT. Freeport AS di Papua. Long Live People Solidarity.

01, Desember 2015
Hormat Kami,
PIMPINAN PUSAT
FRONT MAHASISWA NASIONAL



RACHMAD P PANJAITAN
KETUA
Share this article :

0 komentar:

 
Support : PP FMN | wisata jogja | SPOER
Copyright © 2011. Front Mahasiswa Nasional - All Rights Reserved
Thanks to: Mas Kolis
Proudly powered by Blogger