Headlines News :
Home » » Aksi Protes UKT Mahasiswa IAIN Raden Intan Lampung Berujung Referesifitas. Perjuangan Harus Semakin Digelorakan

Aksi Protes UKT Mahasiswa IAIN Raden Intan Lampung Berujung Referesifitas. Perjuangan Harus Semakin Digelorakan

Written By Pimpinan Pusat Fmn on Selasa, 24 Mei 2016 | 21.47




Maraknya persoalan didalam kempus IAIN Lampung, buruknya fasilitas kampus, merajalelanya praktek Pungutan Liar dan biaya kuliah yang setiap tahun mengalami peningkatan di bawah system UKT. Telah membuat mahasiswa menderita, dimana biaya yang mahal tapi tidak sesuai dengan fasilitas dan pelayanan memadai yang diterima oleh mahasiswa . Keadaan kampus yang buruk akibat dari kebijkan rektor yang anti terhadap mahasiswa telah menuai protes terhadap mahasiswa sebagai cara untuk merubah kampus agar lebih baik.

Aksi damai yang dilakukan oleh kurang lebih ratusan mahasiswa IAIN Lampung di depan perpustakaan IAIN pada tanggal 20 mei 2016 dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional dan  melawan kebijakan rektor IAIN yang anti demokrasi dan anti mahasiswa seperti  praktek  pungli bagi mahasiswa baru dan mahasiswa yang akan wisuda dan tidak adanya transparasi infak oleh birokrasi kampus menjadi momok bagaimana bobroknya birokrasi kampus IAIN.

Aksi yang berlangsung damai dengan waktu yang cukup lama, berujung pada tindakan anti demokrasi, pembubaran aksi, pemukulan dan hingga penangkapan 16 massa aksi adalah tindakan biadap yang ditunjukkan rektor terhadap mahasiswa. kampus sebagai  lembaga institusi pendidikan tinggi yang menjungjung tinggi tridarma perguruan tinggi, telah dinodai oleh kebijakan rektor IAIN tentang Pungutan liar dan tidak transparasi kampus dalam pengelolaan anggaran.

Tindakan tidak demokratis dari rektor IAIN telah nyata nyata melanggar UUD 45 yang merupakan Konstitusi Tertinggi di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) , dimana dalam pasal 28E ayat 3 yang menyatakan  Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.Selain itu UU No.09 Tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat dimuka umum (rativikasi konvenan HAM).

Dengan tidak ada demokratisasi di dalam kampus akan berdampak pada semakin terbelangkangnya kebudayaan mahasiswa sehingga menjadi sarjanan yang berkualitas akan menjadi mimpi mimpi semata. Sehingga kami dari Front Mahasiswa Nasional mengajak seluruh Mahasiswa IAIN untuk memperjuangakan tegaknya demokrasi didalam kampus, kami menuntut rektor IAIN bertanggung jawab atas mahasiswa yang sedang dioperasi di rumah sakit atas tindak kekerasan satpam dan polisi dalam aksi yang lalu.


 FMN IAIN Raden Intan Lampung


Share this article :

0 komentar:

 
Support : PP FMN | wisata jogja | SPOER
Copyright © 2011. Front Mahasiswa Nasional - All Rights Reserved
Thanks to: Mas Kolis
Proudly powered by Blogger