Headlines News :
Home » » PP FMN Mengecam Keras Tindakan Kepolisian Daerah Metro Jaya Yang Melakukan Pembubaran dan Penangkapan Peserta Aksi Damai Yang Dilakukan oleh Front Rakyat Indonesia untuk menyampaikan aspirasinya. Jokowi-JK Harus Tanggung Jawab

PP FMN Mengecam Keras Tindakan Kepolisian Daerah Metro Jaya Yang Melakukan Pembubaran dan Penangkapan Peserta Aksi Damai Yang Dilakukan oleh Front Rakyat Indonesia untuk menyampaikan aspirasinya. Jokowi-JK Harus Tanggung Jawab

Written By Pimpinan Pusat Fmn on Kamis, 01 Desember 2016 | 05.32


Foto aksi dukungan untuk papua oleh FMN Makasar

1 Desember 2016, Front Rakyat Indonesia (FRI) untuk West Papua menggelar aksi demonstrasi di beberapa kota di Indonesia. Aksi ini digelar untuk menyuarakan permasalahan dan nasib rakyat Papua. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa pelanggaran HAM di Papua kerap kali terjadi dengan pelaku utama Negara sebagai aktor utama dalam pelanggaran HAM yang terjadi. Kondisi ini semakin memperterang posisi pemerintah Jokowi-Jk terhadap masyarakat yang memperjuangkan Haknya.
Tercatat sepanjang tahun 2016, pada bulan mei terjadi penangkapan besar-besaran terhadap rakyat papua yang mengutarakan pendapatanya. LBH Jakarta mencatat, setidaknya 1.724 orang ditangkap saat menggelar demonstrasi damai di Jayapura, Sorong, Merauke, Fakfak, Wamena, Semarang dan Makassar. Pada bulan Juli tepatnya tanggal 15-16 Juli 2016 lalu di depan Asrama Kamasan 1 Jl. Kusumanegara (Yogyakarta), Mahasiswa Papua menggelar unjuk rasa damai dalam menyuarkan permasalahan dan nasib rakyat Papua. Unjuk rasa tersebut direspon dengan pembubaran yang dilakukan oleh pihak kepolisian dan beberapa Ormas. Lebih jauh lagi, pembubaran itu diikuti dengan kekerasan fisik seperti pemukulan, kekerasan verbal (rasial), hingga penangkapan 8 orang mahasiswa.
Berbagai catatan kelam yang diterima oleh rakyat Papua menjelaskan bahwa demokrasi yang selama ini di bangga banggakan nyatanya hanya demokrasi palsu. Demokrasi dalam kacamata pemerintah tak ubahnya hanya di sentralkan dalam bilik-bilik kotak suara namun secara tegas memenggal kebebasan bagi rakyat menyuarakan pendapatnya. Selain itu persoalan penegakan HAM hanya menjadi dongeng pengantar tidur tanpa ada upaya serius dalam menjalankan penegakan HAM.
Berangkat dari hal tersebut maka, kami Pimpinan Pusat Front Mahasiswa NasionalOrganisasi mahasiswa yang memiliki karakter demokratis dan berskala nasional  mendukung penuh perjuangan yang dilakukan oleh kawan-kawan papua dalam menyampaikan aspirasinya. Dan mengecam dan mengutuk tindakan represif rezim aparat keamanan dalam merespon aksi yang dilakukan oleh Front Rakyat Indonesia (FRI) dengan cara-cara yang keji dengan melakukan pembubaran, penangkapan massa aksi.Kami juga menyerukan kepada seluruh mahasiswa dan rakyat Indonesia untuk memberikan dukungan dansolidaritaspenuh terhadap tuntutan dan aspirasi sejati rakyat Papua.

Hormat kami


Badarudin

Sekjen PP FMN
Share this article :

0 komentar:

 
Support : PP FMN | wisata jogja | SPOER
Copyright © 2011. Front Mahasiswa Nasional - All Rights Reserved
Thanks to: Mas Kolis
Proudly powered by Blogger