Headlines News :
Home » » FMN Mengutuk dan Mengecam Tindakan Pemanggilan Orang Tua Siswa SMAN 13 Depok oleh Kepala Sekolah: Hentikan segala tindakan intimidasi terhadap siswa yang melakukan demostrasi

FMN Mengutuk dan Mengecam Tindakan Pemanggilan Orang Tua Siswa SMAN 13 Depok oleh Kepala Sekolah: Hentikan segala tindakan intimidasi terhadap siswa yang melakukan demostrasi

Written By Pimpinan Pusat Fmn on Selasa, 10 Januari 2017 | 08.10


Sebagai tindak lanjut pemecatan yang dilakukan oleh pihak Sekolah kepada Pak Dika, puluhan Siswa melakukan aksi menuntut pembatalan pemecatan pada tanggal 9/1/2017. Puluhan siswa menilai bahwa apa yang dilakukan oleh pihak sekolah adalah bentuk ketidakadilan dan pengekangan terhadap hak demokratis. Namun, aksi tersebut mendapat tindakan represif dari pihak sekolah dengan  melibatkan aparat negara.

Di waktu yang sama, terjadi pertemuan antara Pak Dika dengan Kepala Sekolah. Salah satu tuntutan yang ditekankan kepada Pak Dika adalah untuk membubarkan Student Merdeka yang merupakan organisasi yang diinisiasi oleh Pak Dika. Namun, tentu Pak Dika tidak menyetujuinya.

Respon dari pihak sekolah yang anti demokrasi tersebut terhadap Pak Dika dan aksi puluhan siswa terus berlanjut. Pada 10/01/2017 Kepala Sekolah mengeluarkan Surat Pemanggilan kepada orang tua para siswa yang terlibat dalam aksi maupun kampanye menudukung Pak Dika. Hingga saat ini, dari data yang terhimpun sudah terdapat 7  orang Siswa yang mendapat panggilan tersebut Hal tersebut merupakan bentuk dari tindakan intimidasi terhadap siswa..

Selain itu, tindakan intimidasi dalam berbagai bentuk semakin intensif dilakukan oleh Kepala Sekolah SMAN 13 Depok terhadap siswa yang melakukan demonstrasi. Tindakan tersebut telah membuat siswa tidak nyaman dalam proses belajar mengajar. Hal demkian tidak selayaknya dilakukan oleh Kepala sekolah. Karena Kepala Sekolah harus  menjamin kenyamanan  siswa dalam proses belajar mengajar agar siswa dapat menerima ilmu pengetahuan yang diajarkan.

Intimidasi tersebut merupakan bentuk yang tidak sewajarnya dilakukan oleh institusi pendidikan. Hal tersebut justru menunjukan bahwa SMAN 13 Depok merupakan ruang dan media negara untuk mengekang kebebasan politik dan hak demokratis rakyat.

Atas dasar hal tersebut FMN menyatakan mengutuk secara keras tindakan intimidasi berupa Pemanggilan Terhadap Orang Tua Siswa yang berkaitan dengan aksi dan kampanye yang dilakukan Siswa SMAN 13 Depok. Selain itu FMN juga menyatakan sikapnya:
  1. Batalkan Surat Pemanggilan terhadap siswa yang berjuang dalam menyampaikan aspirasi dantuntutannya.
  2. Hentikkan tindakan intimidasi terhadap siswa
  3. Berikan secara luas ruang kepada Siswa dan Guru untuk mengeluarkan pendapat dan hak politik lainnya.
  4. Pekerjakan Kembali Pak Dika tanpa syarat apapun.
  5. Tarik keluar aparatur negara dari SMAN 13 Depok
kami menyerukan kepada seluruh pemuda mahsiswa untuk memperhebat perjuangan melawan tindakan anti demokratis dan anti kemajuan/


Jakarta, 10 Januari 2017
Hormat kami,
Pimpinan Pusat FMN



BADARUDIN
(Sekretaris Jenderal)


Share this article :

0 komentar:

 
Support : PP FMN | wisata jogja | SPOER
Copyright © 2011. Front Mahasiswa Nasional - All Rights Reserved
Thanks to: Mas Kolis
Proudly powered by Blogger