Headlines News :
Home » » Front Mahasiswa Nasional Mengecam Keras Tindak Pemukulan Terhadap Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Front Mahasiswa Nasional Mengecam Keras Tindak Pemukulan Terhadap Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Written By Pimpinan Pusat Fmn on Sabtu, 06 Mei 2017 | 00.29

“Majukan Perjuangan Massa, Pukul Mundur Fasisme di Dalam Kampus !”


Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus UMY dan Solidaritas Jogja Tolak Pabrik Semen melakukan aksi massa untuk mengecam kedatangan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pada 6 Mei 2017 di kampus UMY. Kedatangan Ganjar Pranowo dalam rangka mengisi kuliah umum ditolak oleh mahasiswa UMY. Hal ini dilakukan tidak lepas dari berbagai kebijakan Ganjar yang selama ini telah menyengsarakan rakyat dan justru pro investor. Aksi yang dilakukan pada pukul 10.00 WIB, mendapat respon represif dari pihak kemanan kampus (Satpam). Satpam melakukan pembubaran aksi sekitar pukul 12.00 dengan melakukan pemukulan, tendangan, bahkan pengroyokan yang menyebabkan beberapa peserta aksi mengalami luka-luka.


Tindakan represif tersebut semakin membuktikan bahwa kampus saat ini menjadi ruang yang anti demokrasi. Berbagai aspirasi dan tuntutan mahasiswa terus dibenturkan dengan kekerasan hingga kriminalisasi oleh pihak kampus. Protes mahasiswa UMY ini merupakan langkah maju bagi perjuangan mahasiswa dan demokratisasi di kampus. Pasalnya protes tersebut nyata ditujukan kepada Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah yang selama ini telah melakukan tindasan dan melegitimasi penghisapan besar terhadap rakyat. Melalui kebijakannya dalam membuka kran investasi, menghasilkan berbagai skema perampasan tanah yang semakin masif di Jawa Tengah. Hal tersebut berbanding terbalik dengan nasib rakyat Jawa Tengah yang kian merosot hidupnya. Selain itu, tindakan keji yang dilakukan kampus UMY dengan melakukan pembubaran aksi hingga penganiayaan kepada massa aksi adalah bukti kampus sebagai pelayan setia rezim yang berkuasa. kampus menjadi perpanjangan tangan bagi pemerintah, korporasi besar dan tuan tanah besar untuk memastikan segala kepentingannya berjalan. Oleh karenanya, secara langsung dan nyata watak fasis dari rezim Jokowi-JK terimplementasi oleh kebijakan rektorat UMY.

Mengguatnya tindasan fasis berupa, intimidasi, teror, kekerasan fisik, kriminalisasi di kampus-kampus akan terus terjadi di tengah kondisi krisis yang beriringan dengan perjuangan rakyat yang terus maju. Oleh karennya, kita sebagai pemuda mahasiswa harus merapatkan barisan, menghimpun kekuatan dan memajukan perjuangan untuk memukul mundur fasisme dari kampus dan Indonesia.

Atas dasar itu,  kami Pimpinan Pusat Front Mahasiswa Nasional menyatakan sikap dan menuntut:
  1. Rektorat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta harus bertanggung jawab penuh terhadap tindak kekerasan yang dilakukan oleh pihak keamanan kampus dengan membuat pernyataan terbuka berupa permintaan maaf kepada mahasiswa.
  2. Rektorat UMY harus menanggung seluruh pengobatan massa aksi yang mengalami luka akibat tindakan represif dari keamanan kampus.
  3. Mengecam Rektor UMY atas tindakannya mengundang Ganjar Pranowo yang telah banyak merugikan rakyat melalui berbagai kebijakannya.
  4. Mengecam segala bentuk tindakan anti demokrasi, berikan kebebasan kepada mahasiswa untuk berorganisasi, menyampaikan pendapat dan berekspresi di dalam kampus.

Jakarta, 6 Mei 2017 
Hormat kami,
PIMPINAN PUSAT
FRONT MAHSISWA NASIONAL


SYMPHATI DIMAS RAFI’I

KETUA
Share this article :

0 komentar:

 
Support : PP FMN | wisata jogja | SPOER
Copyright © 2011. Front Mahasiswa Nasional - All Rights Reserved
Thanks to: Mas Kolis
Proudly powered by Blogger