Headlines News :
Home » » BEBASKAN MASSA AKSI ALIANSI NASIONAL PEMUDA MAHASISWA-SERANG YANG DI TANGKAP. HENTIKAN TINDAK KEKERASAN TERHADAP MAHASISWA DAN RAKYAT INDONESIA

BEBASKAN MASSA AKSI ALIANSI NASIONAL PEMUDA MAHASISWA-SERANG YANG DI TANGKAP. HENTIKAN TINDAK KEKERASAN TERHADAP MAHASISWA DAN RAKYAT INDONESIA

Written By Pimpinan Pusat Fmn on Jumat, 20 Oktober 2017 | 09.52





Jakarta, 20 Oktober 2017, Pimpinan Pusat Front Mahasiswa Nasional mengecam tindakan represfitas yang dilakukan oleh kepolisian Kota Serang terhadap massa Aksi dari Aliansi Nasional Pemuda Mahasiswa-Serang. Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK semakin menunjukkan watak fasisnya. Berbagai skema dijalankan untuk menghambat ruang demokrasi rakyat mulai dari kebijakan yang anti demorkasi hingga penggunaan alat negara untuk mengebiri kebebasan demokrasi rakyat. 

Ratusan Pemuda Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Nasional Pemuda Mahasiswa-Serang, pada hari ini melakukan aksi demonstrasi damai memperingati Tiga Tahun pemerintahan Jokowi-JK. Namun, situasi berubah menjadi mencekam dikarenakan tindak refresif yang dilakukan oleh pihak Kepolisian Serang. Hal ini bermula sekitar pukul 17.15 WIB ketika massa aksi hendak mengakhiri aksi demonstrasi dalam bentuk pembacaan sikap, sebelum itu massa aksi kembali merapikan barisan.  Namun,  sikap reaktif dari pihak kepolisian justru melakukan tindakan refresif terhadap massa aksi.  Imbasnya, banyak massa aksi yang mengalami luka-luka, bahkan 1 orang massa aksi mengalami luka bocor di kepala akibat kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian. Pihak wartawan yang sedang melakukan peliputan juga menjadi korban kekerasan dengan menghalang-halangi dan menginjak-injak salah seorang wartawan.

Kejadian tersebut merupakan kejadian yang telah terjadi berulang kali bagi mahasiswa. Gerakan mahasiswa juga menjadi sasaran dari tindasan fasis rezim Jokowi. Sejak 2016 - 2017, ini rezim Jokowi telah melakukan tindasan berupa pemberian sanksi drop out kepada 54 mahasiswa yang berjuang. Sebanyak 192 mahasiswa menjadi korban kekerasan, intimidasi, penangkapan hingga kriminalisasi. 

Hari ini, tepat 3 tahun rezim Jokowi berkuasa, namun dengan tindak kekerasan yang kembali terjadi tentu menambah catatan buruk rezim Jokowi. Demi memastikan berjalannya proyek strategis nasional melalui Paket Kebijakan Ekonominya, rezim Jokowi memang tidak segan untuk menindas rakyat. Di kampus, perjuangan mahasiswa dalam melawan komersialisasi, privatisasi dan liberalisasi pendidikan terus dibenturkan oleh tindasan fasis. 

Dengan demikian, dalam momentum 3 tahun pemerintahan Jokowi-JK saat ini. Menjadi waktu bagi pemuda-mahasiswa untuk meneguhkan pendirian, pandangan dan sikapnya untuk menyatakan bahwa rezim Jokowi adalah MUSUH MAHASISWA DAN RAKYAT. 

Atas situasi tersebut maka, kami Pimpinan Pusat Front Mahasiswa Nasional dengan ini menyatakan sikap:  

1. Menuntut Pihak Polres Kota Serang untuk segera melepaskan tanpa syarat 1 orang peserta aksi yang ditangkap.
2. Menuntut Kapolres Kota Serang untuk bertanggung jawab penuh atas seluruh korban luka akibat tindak represif kepolisian Kota Serang
3.  Hentikan seluruh tindak represif terhadap mahasiswa dan rakyat. Berikan ruang demokrasi secara luas di kampus-kampus
Jakarta, 20 Oktober 2017
Hormat Kami,
Pimpinan pusat
Front Mahasiswa Nasional



SYMPHATI DIMAS RAFI’I
KETUA UMUM






Share this article :

0 komentar:

 
Support : PP FMN | wisata jogja | SPOER
Copyright © 2011. Front Mahasiswa Nasional - All Rights Reserved
Thanks to: Mas Kolis
Proudly powered by Blogger