Headlines News :
Home » , , , » Pesan Solidaritas Pemuda Baru Indonesia (PEMBARU Indonesia)

Pesan Solidaritas Pemuda Baru Indonesia (PEMBARU Indonesia)

Written By Pimpinan Pusat Fmn on Jumat, 18 Mei 2018 | 01.37

Memperingati Hari Lahir ke 15 Tahun Front Mahasiswa Nasional (FMN) 



Organisasi Massa Mahasiswa Untuk Melahirkan Intelektual Rakyat, Berjuang Bersama Rakyat untuk Pembebasan Rakyat

Salam Demokrasi
Hidup pemuda !
Hidup Rakyat !

Pertama-tama kami dari PEMBARU Indonesia mengucapkan selamat ulang tahun untuk Front Mahasiswa Nasional (FMN) yang telah mencapai usia 15 tahun.  Apresiasi tentu harus diberikan untuk kawan-kawan FMN yang telah dengan teguh, militan dan berani mampu mempertahankan dan terus mengembangkan organisasi ini hingga sekarang, di tengah gempuran kebudayaan individu dan anti organisasi di berbagai sektor tidak terkecuali pemuda dan mahasiswa.

FMN sebagai organisasi yang anti terhadap imperialism, feodalisme dan kapitalisme birokrat memiliki kedudukan yang sangat penting di kampus maupun kalangan intelektual lainnya. FMN harus menjadi corong bagi gerakan demokratis nasional untuk terus mengabarkan, terus mempengaruhi dan terus menambah kekuatan barisan demokratis nasional dari kalangan intelektual.

Sejak lama kaum intelektual, dan tentu saja mereka lahir dari institusi pendidikan yang kemudian menjadi corong utama berbagai kebijakan ekonomi, kebijakan politik hingga kebudayaan. Tidak terkecuali oleh rejim boneka dan kaki tangannya untuk membenarkan berbagai kebijakannya yang anti terhadap kemajuan dan kedaulatan rakyat. Mereka dipasang untuk membius, mengilusi dan memalsukan kenyataan tentang ketimpangan, kemiskinan dan keterbelakangan rakyat akibat penindasan dan penghisapan yang dilakukan kapitalisme monopoli, komprador, tuan tanah dan tentu saja kapitalisme birokrat.


Sekian lama rakyat dipaksa untuk percaya bahwa kesejahteraan dan keadilan bisa diwujudkan melalui pembangunan ekonomi dengan mobilisasi tanah dalam skala besar untuk perkebunan, pertambangan dan pertanian skala besar yang semuanya dimiliki oleh tuan tanah. Nyatanya jutaan rakyat Indonesia harus terusir dari tanahnya. Pedesaan kemudian menjadi sarang dari kemiskinan dan keterbelakangan kebudayaan.

Sekian lama juga rakyat dipaksa percaya bahwa dengan industry yang saat ini dimiliki oleh Indonesia, maka kita semua akan memperoleh jaminan lapangan pekerjaan. Nyatanya rakyat  harus menghadapi sistem kerja fleksibel, PHK dan tentu saja upah yang sangat murah. Disisi lain, kota menjadi tempat berkumpulnya para pencari kerja, deretang pengangguran, sarang kejahatan hingga berbagai masalah kemanusiaan lainnya.

Serta berbagai kebijakan lain yang juga memaksa kita semua untuk percaya itu adalah jalan untuk mencapai Indonesia yang adil dan sejahtera. Sebagian dari hal tersebut merupakan sumbangsih dari kaum intelektual.


Sekian lama rakyat mengatakan dan menuntut hal yang tepat untuk keluar dari kemiskinan, yaitu melalui reforma agraria dan pembangunan industri nasional. Sebuah hal yang awalnya banyak diabaikan dan dianggap sesuatu yang usang, tetapi tanpa malu saat ini pemerintah Jokowi maupun pendukungnya menggunakan program bernama program reforma agraria untuk menarik simpati rakyat. Sebuah program palsu karena sama sekali tidak menghapuskan monopoli tanah di Indonesia.
                      
Pukulan atas keadaan saat ini akan kita rasakan bersama, baik PEMBARU Indonesia maupun FMN sebagai organisasi yang sektor pemuda. Dimana kita akan merasakan bagaimana pemuda di Indonesia semakin kehilangan masa depannya. Karena sulitnya mencari pekerjaan yang layak hingga pendidikan yang semakin jauh dari pembangunan kebudayaan bangsa yang bervisi kedaulatan rakyat.

Untuk itu, dalam momen ulang tahun ini FMN diharapkan semakin menyadari arti penting dari gerakan di kalangan intelektual untuk membantu rakyat melahirkan kebudayaan baru, ekonomi baru dan tentu saja tatanan sosial yang adil bagi rakyat. Tentu tidak mudah, karena saat ini kebudayaan kolektif terus menerus digerus dan ditindas oleh negara melalui berbagai kebijakan anti demokrasinya, seperti UU Ormas, UU MD3 hingga pada kebijakan-kebijakan level daerah maupun kampus.

FMN juga harus percaya diri dan dengan penuh keberanian dan kehormatan untuk terus memperbesar dan memperluas organisasi diberbagai kampus besar yang memiliki pengaruh pemikiran hingga nasional. Barisan intelektual progresif harus terus bertambah, mereka harus terus melayani rakyat terutama kaum tani dan klas buruh. Mendukung secara nyata perjuangan reforma agrarian sejati untuk kepentingan rakyat.

Akhirnya kami dari PEMBARU Indonesia mengucapkan selamat ulang tahun, teruslah tumbuh dan besar diseluruh pelosok Indonesia. Lahirkanlah sarjana dan kaum intelektual terbaik untuk rakyat. Lahirkanlah kaum intelektual dan sarjana yang siap hidup bersama rakyat.

Jayalah Front Mahasiswa Nasional
Jayalah Pemuda Indonesia
Jayalah Rakyat Indonesia
Long Live International Solidarity



Jakarta, 18 Mei 2018
Komite Nasional
PEMBARU Indonesia


Catur Widi Asmoro
Ketua Umum


Share this article :

0 komentar:

 
Support : PP FMN | wisata jogja | SPOER
Copyright © 2011. Front Mahasiswa Nasional - All Rights Reserved
Thanks to: Mas Kolis
Proudly powered by Blogger