Headlines News :
Home » , , , , » Pemuda di Seluruh Dunia, Bergabung Dalam Perjuangan Melawan Imperialisme

Pemuda di Seluruh Dunia, Bergabung Dalam Perjuangan Melawan Imperialisme

Written By PP FMN on Rabu, 14 Agustus 2019 | 20.53


Komisi Pemuda dari International League of People Struggle (ILPS) memperingati Hari Pemuda Internasional dengan menegaskan kembali komitmen bersama untuk membangun gerakan pemuda dan mahasiswa yang berkarakter anti imperialis di seluruh dunia. Kami terdiri dari pemuda, pelajar, dan pekerja muda yang berasal dari Meksiko, Amerika Serikat, Kanada, Indonesia, Argentina, Zambia, Belanda, Filipina, Malaysia, Selandia Baru, dan lainnya. Bergandengan tangan dalam solidaritas untuk berjuang demi masa depan yang bebas dari fasisme, perang, rasisme, diskriminasi terhadap perempuan, dan segala bentuk persoalan yang disebabkan oleh imperialisme.

Krisis dalam tubuh imperialisme yang semakin memburuk telah meningkatkan serangan neoliberal dan finansialisasi ekonomi dari klas penguasa, serta menjerumuskan dunia ke dalam militerisme, perang, fasisme, dan perusakan ekologis. Rakyat pekerja, terutama di negeri-negeri jajahan dan setengah jajahan yang didominasi oleh imperialis, menanggung beban yang semakin berat.

Bagi sektor pemuda dan mahasiswa, krisis telah berdampak di banyak aspek; kemiskinan yang terus meluas, kelaparan, meningkatnya eksploitasi pekerja, kerja paksa dan perbudakan, pengangguran, penahanan dan penyiksaan, pembunuhan, migrasi paksa dan deportasi, hilangnya hak dasar untuk pendidikan dan layanan kesehatan, rusaknya kebudayaan pemuda, mobilisasi pemuda untuk perang imperialis, kekerasan terhadap perempuan.

Namun demikian, pemuda dan mahasiswa bersama dengan massa dari berbagai sektor terus melakukan perlawanan. Pemuda buruh berorganisasi melawan korporasi yang mengeksploitasi mereka, gerakan pemuda tanpa dokumen, pemogokan pemuda dalam aksi iklim, mahasiswa melakukan protes terhadap serangan neoliberal pada sistem pendidikan, perlawanan pemuda suku asli terhadap genosida budaya dan perampasan tanah oleh pemerintah dan korporasi milik imperialis, perjuangan melawan pembunuhan pemuda kulit hitam dan pembebasan rakyat afrika secara menyeluruh, hingga partisipasi pemuda dalam perjuangan pembebasan rakyat di Palestina, Kurdistan, Papua Barat, Filipina dan lainnya. Semua itu adalah tanda bahwa gerakan pemuda yang militan masih terus hidup dan berjuang untuk merebut masa depan yang dihancurkan oleh imperialisme, fasisme dan rasisme.

Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Kesadaran kelas terhadap gerakan pemuda dan mahasiswa yang sedang berkembang harus dipertajam. Dihubungkan dan ditingkatkan dari perjuangan berbasis isu menjadi perjuangan melawan imperialisme secara keseluruhan, menghindari sektarianisme antara pemuda-mahasiswa dan klas pekerja, demi memerangi ideologi imperialis yang menipu pemuda untuk menjerumuskannya dalam bentuk-bentuk perjuangan yang justru mendekat pada kepentingan imperialis ketimbang menghancurkanya secara meyakinkan.

Dalam menghadapi imperialisme, fasisme, rasisme dan segala bentuk tindasan, perjuangan untuk masa depan yang demokratis dan berdaulat adalah harapan terbaik bagi pemuda dan kemanusiaan. Kontradiksi yang berkembang antara aspirasi pembebasan rakyat dengan kepentingan klas rekasi akan menuntut gerakan pemuda yang lebih besar dan kuat serta sadar akan perannya dalam mengabdi pada rakyat.

Kami menyambut pemuda dan mahasiswa untuk bergabung bersama kami dalam gerakan hari ini. Bergabunglah dengan perjuangan melawan imperialisme. Bergabunglah dengan kami dalam Komisi Pemuda ILPS !

Share this article :

1 komentar:

Unknown mengatakan...

Luar biasa.

 
Support : PP FMN | wisata jogja | SPOER
Copyright © 2011. Front Mahasiswa Nasional - All Rights Reserved
Thanks to: Mas Kolis
Proudly powered by Blogger