Headlines News :
Home » , , , » Mahasiswa Bersama Rakyat Perangi Virus Corona: FMN Melakukan Penyuluhan dan Survei Kondisi Masyarakat Di Jakarta

Mahasiswa Bersama Rakyat Perangi Virus Corona: FMN Melakukan Penyuluhan dan Survei Kondisi Masyarakat Di Jakarta

Written By PP FMN on Jumat, 27 Maret 2020 | 11.10

Purtri penjual sayur di pasar minggu

Jakarta, 27 Maret 2020, Front Mahasiswa Nasional (FMN) Pusat bersama Ranting Universitas Nasional melakukan kegiatan pelayanan massa di tengah meluasnya wabah virus Corona di Indonesia. Tim Pelayanan Rakyat FMN melakukan survei kondisi kehidupan masyarakat dan penyuluhan dengan penempelan poster sosialisasi pencegahan Covid-19. Terdiri dari tiga tim, FMN melakukannya di area Kecamatan Pasar Minggu yaitu kost-kostan, Pemukiman Padat, dan Pasar Tradisional.

Masyarakat yang ditemui pada umumnya menyayangkan kebijakan pemerintah pusat yang dinilai tidak memperhatikan lebih dalam kehidupan masyarakat miskin. Seperti yang disampaikan Ibu Eta penjaga Warung Tegal (WARTEG) di Terminal Pasar Minggu “responnya pemerintah  lambat, cuma bilang bahaya, bahaya, bahaya, tetapi tidak ada tindakan nyatanya. Mencegah virus dengan tinggal di rumah, tapi gimana dengan kita yang kerja diluar untuk makan besok ? Sebelum ada Corona, kita bisa dapat paling sedikit Rp 800.000/hari, sekarang mah dapat Rp 100.000 sudah susah, terus makanan sisa juga jadi banyak dan kebuang. Ditambah lagi sekarang bukanya selalu diatas jam 12.00 siang bukan jam 06.00 lagi karena harus nemenin anak yang masih kelas 4 SD untuk sekolah online.”  Krisis kesehatan merambat juga menjadi krisis ekonomi, membuat rakyat frustasi karena hidup semakin sulit tanpa kehadiran pemerintah untuk menjamin kebutuhan hidup.  Kondisi ekonomi yang semakin sulit juga dirasakan oleh Tukang Ojek Pangkalan, Bapak Amin puluhan tahun menjadi tukang ojek kini juga merasakan krisis ekonomi yang semakin dalam “Sebelum ada Corona, pemasukan kami saja sudah merosot, sekarang karena Corona jadi semakin sulit. Hari ini saja saya cuma dapat Rp 12.000, gimana untuk makan, beli bensin, saya juga sudah gak ngirim uang ke kampung untuk anak istri. Istri saya sekarang gugat cerai karena masalah ekonomi. Saya sempat mikir, kalau bunuh diri itu gak dosa dan gak masuk neraka, saya udah bunuh diri nih.”

Survei dengan penjaga warteg (Eta)

Pak Amin (tukang ojek pangkalan)

Sementara itu di area padat penduduk, masyarakat justru mengeluarkan uang secara swadaya untuk melakukan pencegahan dengan penyemprotan disinfektan. Menurut warga, pemerintah hanya melakukan penyemprotan di jalan-jalan besar, tidak masuk sampai ke kampung dan gang-gang kecil. Padahal disitu tinggal banyak rakyat miskin yang lebih rentan terkena virus.

Penempelan poster sosialisasi
Pencegahan penularan virus corona

Selain melakukan survei, FMN juga melakukan penempelan poster-poster yang berisi himbauan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan, serta membagikan beberapa unit Masker untuk masyarakat. Agenda tersebut merupakan rangkaian program pelayanan rakyat secara nasional yang dilakukan oleh FMN di seluruh wilayah. FMN akan melakukan survei, penyuluhan, dan mendistribusikan masker, hand sanitizer, vitamin, dan sembako. Sehingga FMN mengharapkan mahasiswa dan masyarakat luas dapat terlibat dalam aktivitas pelayanan rakyat ini salah satunya dengan memberikan donasi.

Informasi untuk pemberian donasi dapat menghubungi:
Widianto : +62 813-1683-6857
M. Yasin : +62 812-8210-4364

Atau dapat memberikan donasi berupa uang tunai ke: Rekening Bank Mandiri 1280005482168 Atas Nama Widianto Satria N , KCP Tangerang ITC.


Survei dengan penjual sayur (Putri) di pasar minggu

Penjual kopi di pasar minggu

Survei dengan pedagang kecil

Survei dengan penjual kopi di pasar minggu

Survei dengan ibu rumah tangga 

survei dengan mahasiswa 

Rapat bersama warga membahas rencana penyemprotan disinfektan



Share this article :

0 komentar:

 
Support : PP FMN | wisata jogja | SPOER
Copyright © 2011. Front Mahasiswa Nasional - All Rights Reserved
Thanks to: Mas Kolis
Proudly powered by Blogger