Headlines News :
Home » , , , » Sambutan INDIES pada Ulang Tahun ke-17 FMN (18 Mei 2020)

Sambutan INDIES pada Ulang Tahun ke-17 FMN (18 Mei 2020)

Written By PP FMN on Senin, 18 Mei 2020 | 21.17


Salam demokrasi,
Dengan hormat, INDIES menyampaikan selamat atas usia 17 tahun organisasi Front Mahasiswa Nasional (FMN), organisasi yang terus teguh dan konsisten membangkitkan, mengorganisasikan, dan menggerakkan pemuda mahasiswa untuk berjuang bersama rakyat.
Usia 17 tahun merupakan perjalanan panjang yang memberi pengalaman dan pengetahuan berharga bagi rakyat dan mahasiswa dalam perjuangan demokratis nasional melawan imperialisme, feodalisme, dan kapitalis birokrat di Indonesia. Usia yang mengingatkan kemestian bagi kawan-kawan untuk terus maju, mengukir kemenangan-kemenangan bersama rakyat di masa mendatang.
Kawan-kawan FMN se-Indonesia,
Apa yang dirasakan oleh klas buruh, kaum tani, perempuan, pemuda-mahasiswa saat ini bukanlah pembangunan, melainkan penghisapan dan penindasan berlipat ganda. Rakyat merasakan krisis ekonomi yang semakin buruk dengan pandemic COVID-19. Suatu konsekuensi nyata dari kegagalan kapitalisme monopoli internasional (imperialism) di bawah dominasi Amerika Serikat. Eksploitasi tanpa batas yang mereka lakukan adalah penyebab lahirnya berbagai penyakit dan virus mematikan, mengancam keselamatan rakyat dunia. Ditengah ketidakmampuan mereka mengatasi krisis dan pandemic, pemerintah reaksi di berbagai negeri digunakan untuk sibuk menyalahkan rakyat, membatasi gerak sosial rakyat tanpa jaminan social-ekonomi dan kesehatan, bahkan tanpa malu memanfaatkan kondisi ini untuk meraup keuntungan berlipat melalui berbagai program ekonomi-kesehatan yang menghisap rakyat. Di Indonesia, keterpurukan rakyat tidak cukup menjadi penghalang bagi kapitalis birokrat di bawah pemerintahan Jokowi untuk merampas hak dan upah rakyat melalui kenaikan Iuran BPJS per 1 Juli 2020 (Perpres No.64/2020).
Kondisi ini harusnya membuat kawan-kawan pemuda-mahasiswa se-Indonesia tidak dapat tidur nyenyak, mendorong gelisah yang membuncah dan meneriakkannya dengan lantang di jalan-jalan, menuntut hak rakyat di depan pemerintah, tanpa ragu, tanpa takut sedikitpun, berani dengan semangat “Serve the People”! Saat ini! Hari ini!
Itulah yang seharusnya! Jika memang perjalanan panjang ini telah menyuburkan nyali berjuang kawan-kawan FMN bersama pemuda-mahasiswa di Indonesia.
Kawan-kawan FMN yang terus semangat berjuang,
A finest research is research to rebel”
Kami berharap, tugas dan peran sebagai organisasi pemuda-mahasiswa harus diintensifkan untuk menyelidiki secara objektif bagaimana kondisi ekonomi-politik dan kebudayaan mahasiswa dan kaum intelektual boruasi kecil di kampus-kampus, memeriksa dengan komprehensif kondisi kampus-kampus. Riset yang baik dibutuhkan untuk membongkar kampus sebagai institusi kebudayaan terbelakang yang melanggengkan kekuasaan borjuasi besar komparador dan tuan tanah di Indonesia. Dari sini, kita akan menemukan fundamen bagi bangkit dan bergeraknya massa mahasiswa, dan menemukan hubungannya yang objektif perjuangan klas buruh, kaum tani, dan rakyat tertindas lainnya.
Akutnya penindasan dan penghisapan terhadap rakyat, mengharuskan kita mengurai sesak satu demi satu secara serentak. 
Kita harus mulai dan mampu mengurai penghisapan produk lebih (surplus product) oleh Tuan Tanah (Land Lord) dalam hubungan produksi setengah feodal atas kaum tani. Paham dengan 2 bentuk utamanya yang parasit; sewa tanah (land rent) dan peribaan (usury). Sewa tanah eksis dalam masyarakat Indonesia melalui 3 bentuk yang lazim ditemukan: sewa tanah yang diganti dengan uang (rent of money), sewa tanah yang diganti dengan barang/natura (rent of kind), dan sewa tanah yang diganti dengan tenaga kerja (rent of labor). Sedangkan oligarki keuangan (institusi kapital keuangan dan industri) semakin memperdalam penghisapan dengan bunga utang berlipat dan perampasan tanah kaum tani. Tidak terpisahkan, kita harus terus mengasah pemahaman tentang penghisapan kerja lebih yang mengahsilkan nilai lebih (surplus value) dari klas buruh (baca: sumber profit terbesar klas borjuasi dalam industri). 
Seorang kawan telah mengingatkan, “Sebagian rahasia kemenangan sudah di tangan!” Sehingga, hanya paham atas situasi ini tidaklah cukup! 
Terpenting adalah mengubahnya dengan lebih banyak tenaga, pikiran dan tindakan baik tulisan dan orasi yang membangkitkan, membangun organisasi yang mempersatukan, dan memimpin untuk menggerakkan!
Dengan demikian, kita dapat membuka peluang dan harapan yang lebih besar untuk menarik dan membangun kekuatan besar utamanya buruh dan borjuasi kecil dengan kesadaran objektif dan terhubung langsung dengan kekuatan pokok, Kaum Tani.
Semoga ulang tahun ke-17 ini membuat FMN terus semangat berjuang yang tinggi bersama pemuda-mahasiswa, dan senantiasa di barisan perjuangan bersama kaum tani, klas buruh, perempuan, dan rakyat tertindas lainnya.  

Salam hormat,
INDIES

Kurniawan Sabar

Direktur


Share this article :

0 komentar:

 
Support : PP FMN | wisata jogja | SPOER
Copyright © 2011. Front Mahasiswa Nasional - All Rights Reserved
Thanks to: Mas Kolis
Proudly powered by Blogger